Bank Indonesia adopsi Refinitiv lelang untuk NDFs domestik

Lintasberita.net, Jakarta - media OutReach - Bank Indonesia (BI) telah mengadopsi lelang Refinitiv untuk domestik non-deliverable forward (NDFs), karena bank sentral semakin mengandalkan alat elektronik untuk memastikan pasar mereka berfungsi secara tertib dan efisien. Lelang Refinitiv adalah platform inovatif yang menggabungkan tempat perdagangan, real-time tampilan pengajuan tawaran, pengawasan pasar dan kemampuan pengolahan.

NDF domestik adalah instrumen kebijakan moneter yang digunakan oleh bank sentral untuk meningkatkan pasar keuangan. Hal ini juga menyediakan instrumen lindung nilai alternatif bagi pelaku pasar. Selain itu, lelang NDFs Rupiah Indonesia dijalankan setiap hari melalui lelang Refinitiv untuk mendukung nilai tukar yang stabil.

Dengan anggota Bank Indonesia, pialang dan bank sentral di dalam pesawat, lelang Refinitiv mendukung kinerja efisien tender lelang NDF. Solusi membantu BI mengotomatisasi proses perdagangan di lingkungan yang aman.

Lelang Refinitiv difasilitasi lebih dari $1.225.000.000.000 di 2019 sambil melihat pertumbuhan volume yang cepat dan adopsi dengan 27% tahun meningkat menjadi tahun pelanggan, dan sekarang digunakan oleh bank sentral dan korporasi di Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Asia. Refinitiv mampu menangani bank sentral dan kebutuhan lelang perusahaan data residensi dan biaya infrastruktur dengan menawarkan solusi yang unik pada kedua host atau dikerahkan basis. Dukungan saat ini juga tersedia untuk lelang Syariah yang cocok untuk bank sentral dan korporasi.

"Kami sangat menghargai kerja sama antara Bank Indonesia dan Refinitiv untuk memastikan bahwa operasi moneter di Indonesia dapat dilakukan dengan cara yang lebih efisien melalui lelang," ujar Nanang Hendarsah, kepala manajemen moneter di Bank Indonesia.

 "Peluncuran lelang Refinitiv untuk operasi NDF domestik adalah contoh bagus dari kemitraan jangka panjang kami dengan Bank Indonesia, yang mendorong inovasi di pasar keuangan Asia. Dengan lelang katering untuk Multi-Purpose teknik lelang, membawa lebih banyak transparansi dan efisiensi untuk mekanisme pelaksanaan kebijakan moneter di pasar negara berkembang dan perbatasan, kami sangat senang untuk mendukung Bank Indonesia karena mereka berdiri di Frontline inovasi dalam teknologi keuangan,  "kata Stuart Brown, kepala global Emerging dan Frontier pasar di Refinitiv.

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments