Pasang Iklan Anda Disini

Etoser PTTEP Raih Juara 2 IPA PetroChallenge

Loading...
Lintasberita.net, Jakarta - Tiga Penerima Manfaat Beastudi Etos-PTTEP (Etoser PTTEP) berkompetisi
dalam ajang IPA PetroChallenge di Jakarta Convention Center Kamis (5/9) . Didampingi oleh Fikry Shahab, TA, Geology-PTTEP sebagai mentor dalam kompetisi ini, ketiganya berhasil meraih juara dua. Mereka adalah Hamzah Zamzami Mahmud (Geologi, ITB),  Muhammad Wahid Siddik (Teknik Kelautan, ITB),
dan Avid Santiko Adji (Sistem dan Teknologi Informasi, ITB).

IPA PetroChallenge sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan The 43rd IPA Convention and Exhibition yang diselenggarakan oleh Indonesian Petroleum Association (IPA). Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan mendukung dan mempromosikan industri hulu migas di Indonesia.

Kegiatan IPA PetroChallenge diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan professional dari perusahaan migas, salah satunya adalah PTTEP Indonesia. Selama kegiatan, peserta diberikan tiga tantangan interaktif yang membawa tim melalui fase eksplorasi. Fase ini menghubungkan teori ruang kelas dan dinamika industri.

Tujuan dari kegiatan ini sendiri adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang industri migas. PetroChallenge ™, menggunakan simulator pembelajaran hulu NExT, OilSim ™, di mana tim mahasiswa berkompetisi dan berkolaborasi untuk menemukan dan mengembangkan hidrokarbon.

Sebelum berkompetisi, ketiga Etoser PTTEP ini telah mengikuti pendampingan dan pembinaan intensif bersama mentor. “Mereka memiliki passion dan semangat yang tinggi. Selain itu juga kemampuan akademiknya sangat baik, sehingga pembekalan untuk kompetisi pun berjalan lancar.

Kami sering diskusi seru, saya sendiri dapat banyak pengetahuan baru dari Adik-adik ini,” ungkap
Fikry.

Mewakili dua rekannya, Hamzah menyatakan rasa syukur dan kebanggaannya. “Alhamdulillah, bisa meraih juara kedua di ajang ini menjadi kebanggaan bagi kami. Jaringan juga bertambah dengan ikut kompetisi ini, jadi bisa kenal teman-teman mahasiswa yang lain,” paparnya.

Hamzah dan dua rekannya adalah tiga dari 16 Etoser PTTEP Angkatan 2015 ini. Selama empat tahun mereka mengikuti program Beastudi Etos, kerja sama Dompet Dhuafa Pendidikan dengan PTTEP. Tidak hanya mendapatkan bantuan biaya pendidikan di tingkat perguruan tinggi, para Etoser PTTEP juga mendapatkan pembinaan dalam pengembangan diri selama menjadi penerima manfaat. Selain itu mereka juga mendapatkan tunjangan kesehatan, tunjangan akademik, peningkatan kapasitas diri, uang saku per bulan, peningkatan Bahasa Inggris, support dana untuk Tugas Akhir, dana support prestasi, dan dana untuk sewa asrama. Ikut serta dalam kompetisi nasional seperti yang dilakukan oleh Hamzah, Wahid, dan Avid merupakan salah satu realisasi dari pembinaan yang mereka dapatkan.

Sejak digulirkan pada 2014 lalu, hingga kini Beastudi Etos-PTTEP telah memberikan kemanfaatan kepada 25 mahasiswa yang tersebar di 10 kampus favorit di 7 provinsi Indonesia. Semoga kontribusi ini mampu menjadi sumbangsih solusi bagi permasalahan pendidikan dan SDM di Indonesia.
Iklan Anda

Artikel Menarik Lainnya :

Loading...

Disqus Comments
© 2017 lintas berita - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger