Siswa Belia Pun Digasak Bu Guru

Lintasberita.net, Oklahoma - Seorang wanita muda bernama Hunter Day ini sebenarnya sudah memiliki profesi mulia. Pekerjaannya adalah guru mata pelajaran sains di sebuah sekolah di Yukon, Oklahoma, Amerika Serikat.

Namun, syahwat Bu Hunter membuatnya berurusan dengan hukum. Dia disangka melakukan pemerkosaan terhadap siswanya.

Hunter adalah guru di Yukon High School. Rabu pekan lalu (15/11), Canadian County Sheriff’s Department menangkapnya atas dasar tuduhan pemerkosaan tingkat dua dan memfasilitasi kontak seksual dengan bocah di bawah umur.

Laporan KWTV sebagaimana dikutip JPNN.com menyebut Bu Hunter memiliki materi pornografi anak. Menurut Canadian County Sheriff Chris West, kasus yang tergolong klasik itu merupakan pelanggaran serius atas kepercayaan publik.

“Guru-guru sekolah dipecaya untuk melindungi dan mendidik anak-anak kita, bukan untuk terlibat dalam hubungan seksual dengan mereka,” ujarnya.

Polisi melontarkan sangkaan ke Bu Hunter setelah ada laporan dari salah satu orang tua siswa yang menemukan pesan serta gambar vulgar dalam ponsel putranya. Temuan itu lantas digunakan untuk menginvestigasi Bu Hunter.

Pihak sekolah juga ikut terlibat dalam investigasi itu. Baik sekolah ataupun polisi sama-sama menginvestigasi kelakuan Bu Hunter.

Ternyata, Bu Hunter telah menyiapkan kencan dengan salah satu murid korban rayuannya. Akhirnya, polisi menggunakan ponsel sang murid untuk menjebak guru yang sudah menikah dengan pelatih sepak bola di sekolah itu.

Polisi mengirim pesan ke ponsel Bu Hunter. Isi pesannya seolah-polah dari sang murid yang mengaku sudah tiba di depan rumahnya.

Selanjutnya Bu Hunter membalas pesan itu. “Pintu tak dikunci seperti biasanya,” tulisnya.

Saat itulah polisi masuk ke rumah Bu Hunter. Ternyata, bu guru genit itu sudah duduk di lantai dengan lilin yang menyala, sementara lampu ruangan sudah dimatikan.

Saat ditangkap, Bu Hunter mengenakan kaus bergambar kucing bertopi Natal. Sedangkan bawahannya adalah celana pendek.

Kepada polisi, Bu Hunter mengaku pernah mengirim gambar bra dan celana ke ponsel muridnya. Parahnya, dia jua mengirim foto genitalnya ke murid belia.

Kini Bu Hunter sudah dikurung di Canadian County Jail. Dia harus membayar uang jaminan USD 85.000 atau sekitar Rp 1,1 miliar.(lbr/jpnn)
loading...

Berita Terkait:

Info Lainnya:

loading...
Disqus Comments
© 2017 lintas berita - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger