Soemitro Samadikoen Menilai HET Gula Terlalu Rendah

Lintasberita.net, Jakarta - Andalan Petani Tebu Rakyat (APTRI) sangat prihatin akan nasib petani tebu dan mendesak agar Kementrian Perdagangan segera membenahi aturan yang mengatur tentang tata niaga gula di Indonesia.

Soemitro Samadikoen yang saat ini Ketua Umum DPN APTRI mengatakan petani tebu sangat dirugikan atas diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor : 27/M-DAG/PER/5/2017 tentang penetapan harga acuan gula tani.

Menurut Soemitro, Harga pokok penjualan/HPP) Rp. 9.100 per kilogram dan Harga Eceran  Tertinggi (HET) gula Rp. 12.500 per kilogram dinilai masih merugikan petani karena harga acuan gula petani (HPP) masih dibawah Biaya Pokok Produksi (BPP) sebesar Rp. 10.600 per kilogram.

Dalam rakernas APTRI pada 20 - 21 Juli lalu telah dikeluarkan rekomendasi untuk meminta Menteri Perdagangan menaikkan HPP gula tani menjadi Rp11.000 dibanding aturan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Rp9.100,-/Kg. Pihaknya juga meminta agar menaikkan HET gula menjadi sebesar Rp14.000 dari aturan saat ini sebesar Rp. 12.500,-/Kg.

Besaran Angka kenaikan yang kami ajukan ini sangat wajar. Sebab petani perlu mendapat keuntungan dari usaha tani tebu selama setahun. Di pihak pedagang juga untung dan juga tidak memberatkan kepada konsumen, ungkap Soemitro
Have you ever dreamed to live in Vanuatu? Well, your dreams may come true! Visit the site https://vrp-mena.com/lang/index.php to learn how it is possible. Musical Source provides the most up-to-date information on synthesizers for sale at Amazon in the UK. For more details visit this site: https://www.musicalsource.co.uk/synthesizers.php

Artikel Menarik Lainnya :

Loading...

Disqus Comments
© 2017 lintas berita - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger