Perampokan dan pembunuhan Istri Polisi

Lintasberita.net, JOMBANG - Kasus perampokan yang berujung pembunuhan terjadi di rumah pojok Jalan Ampera Nomor 1 Dusun/Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Sri Handayani, 51, istri anggota Polsek Bareng Aiptu Sunaryo, ditemukan tewas.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang menyebutkan, kejadian bermula saat tengah malam sekitar pukul 00.00. Kala itu Aiptu Sunaryo pulang dari membeli bakso di sekitar Pasar Bareng.

Dia kaget begitu mengetahui pintu ruko bagian belakang yang sebelumnya tertutup telah terbuka.

Tragisnya, dia juga menemukan tubuh istrinya terkapar bersimbah darah dengan beberapa luka tusukan di bagian perut dan kepala. seperti ditulis jpnn.com (31/8)

Sekitar pukul 02.00 jajaran kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dilanjutkan dengan membawa jenazah korban ke RSUD Jombang.

Dari keterangan yang diterima petugas, tersangka juga berhasil membawa kabur uang tunai ratusan juta rupiah.

Tidak berhenti di situ. Sekitar pukul 05.30 warga setempat kembali dihebohkan penemuan sejumlah benda yang diduga ditinggalkan perampok di sekitar sawah warga.

Di antaranya, uang tunai sekitar Rp 75 juta dan CCTV beserta boks memori.

''Mungkin tersangka gupuh (terburu-buru) semua. Jadi, uang dan CCTV yang dirusak ditinggalkan,'' ujar salah seorang petugas di lokasi kemarin (30/8).

Petugas juga menemukan benda-benda tidak jauh dari lokasi kejadian.

Di antaranya, sarung tangan penuh darah dan uang tunai sekitar Rp 1,2 juta di tong sampah.

Sekitar pukul 10.00, polisi menemukan sepeda merek Polygon milik korban dengan kantong kresek berisi celana penuh darah di sekitar MI Nurul Islam.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara pihaknya belum bisa menyimpulkan kasus pembunuhan tersebut.

''Dugaan motif pembunuhan ini masih kami pelajari,'' ujar dia kepada sejumlah wartawan.

Dia menduga, kasus tersebut bisa disebabkan motif asmara atau murni perampokan.

''Ini olah TKP yang kedua. Sebelumnya kami ke sini dengan Pak Kapolres. Kami juga melibatkan K-9 milik polres, semoga ada titik terang,'' sambungnya.

Dia menjelaskan, dari hasil olah TKP sementara, pihaknya mengantongi sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk membunuh korban.
Misalnya, gunting, setrika, serta sejumlah alat lain yang ditemukan di sekitar korban.

''Korban terluka pada mulut, kepala, dan perut. Untuk lebih jelasnya, kami masih menunggu hasil visum di RSUD,'' paparnya.

Selanjutnya, dari temuan sejumlah barang bukti di TKP, polisi segera memeriksa sejumlah saksi.

''Alhamdulilah, CCTV sudah kami dapat. Secepatnya kami pelajari untuk mengetahui dengan jelas siapa pelakunya,'' tutur Norman.

Hingga pukul 15.00, petugas Satreskrim Polres Jombang masih melakukan olah TKP.

Di rumah duka, Aiptu Sunaryo, suami korban, tampak terpukul dengan kejadian tersebut.

Seolah tidak percaya dengan kejadian yang menimpa istrinya. Sesekali dia tampak mengusap air mata di pipinya.

Yo Ing atau Cik Ing alias Sri Handayani, istrinya yang keturunan Tionghoa, dikenal sangat santun dan dermawan kepada warga.

Saat ditemui, Aiptu Sunaryo enggan menjawab pertanyaan sejumlah wartawan. Dia tampak belum bisa menerima kejadian tersebut.

Di mata warga, korban semasa hidupnya dikenal sangat baik.

Perempuan paro baya tersebut keseharinya menjaga toko pracangan miliknya yang menyediakan kebutuhan pokok.

''Dia itu sangat baik. Kalau sama orang-orang, dikit-dikit memberi,'' ujar Haris Kristiani, 36, salah seorang warga sekitar.
Have you ever dreamed to live in Vanuatu? Well, your dreams may come true! Visit the site https://vrp-mena.com/lang/index.php to learn how it is possible. Musical Source provides the most up-to-date information on synthesizers for sale at Amazon in the UK. For more details visit this site: https://www.musicalsource.co.uk/synthesizers.php

Artikel Menarik Lainnya :

Loading...

Disqus Comments
© 2017 lintas berita - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger