Garam Mahal, Adakah Hubungannya dengan KKP?

Lintasberita.net, Jakarta - Beberapa bulan terakhir ini masyarakat Indonesia cukup diresahkan dengan kenaikan harga garam pada pengecer, garam yang semula harganya perbungkus Rp. 1.000 sekarang bisa mencapai Rp. 3.000.

Hal ini terjadi sebab satu bulan terakhir Indonesia mengalami kelangkaan garam dan kondisi tersebut disebabkan oleh iklim yang kurang baik. Bila garam langka, salah satu yang diincar pemerintah adalah penjelasan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Banyak warga bertanya-tanya, mengapa kelangkaan garam dikaitkan dengan KKP. Terkait hal tersebut, KKP dalam akun Instagramnya memberikan penjelasan singkat dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Menteri Susi menjawab pertanyaan sejauh mana KKP mengurus garam. Dia menjelaskan, kesejahteraan petambak garam merupakan tanggungjawab KKP, seperti dilansir Merdeka.com

"Setiap tahun KKP mengeluarkan anggaran untuk geomembran misalnya, agar garam lebih putih dan bersih. Kami ingin menjaga produksi dan harga untuk petambak garam lebih bagus," jelas Susi seperti dikutip dalam akun Instagram @kkpgoid, Jumat 11 Agustus 2017.

Meski memiliki laut yang luas, namun Indonesia masih ketergantungan garam impor, khususnya untuk garam industri. Namun sayang, KKP tidak punya wewenang mengatur kapan Indonesia harus impor garam.

"...KKP (hanya) punya kewenangan untuk mengawasi impor garam... KKP memberikan rekomendasi volume, jenis, dan kapan impor garam boleh dilakukan," kata Susi seraya menjelaskan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Menteri KKP.

Selain itu, Susi juga memberikan penjelasan mengenai adanya kartel garam alias adanya pihak-pihak yang bermain dengan pasokan komoditas tersebut.
loading...

Berita Terkait:

Info Lainnya:

loading...
Disqus Comments
© 2017 lintasberita - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger