-->
loading...

SBY dan Bu Ani Tour De Java untuk Serap Aspirasi Rakyat

loading...
Lintasberita.net, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tengah melakukan kegiatan Tour de Java. Selain ingin menyerap aspirasi rakyat di 4 provinsi di Pulau Jawa, SBY juga ingin berkonsolidasi dengan para kader dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat (PD).

"Saya dan ibu Ani sebenarnya menggunakan dua baju. Saya sebagai mantan presiden, dan Ibu Ani mantan Ibu Negara ingin kembali mengunjungi saudara-saudara kami," ungkap SBY di Hotel Sahid Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/3/2016).

SBY mengaku ingin kembali menyapa rakyat setelah purna tugas dalam 10 tahun kepemimpinannya. Ia ingin mengetahui apakah program pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla sudah cukup tepat dan diterima di tengah-tengah masyarakat.

"10 tahun saya memimpin banyak kenangan, ada suka duka. Saya ingin tahu di mata rakyat mana yang baik dan benar yang sudah dilakukan pak Jokowi atau pemerintahannya atau negara. Kalau memang sudah benar, artinya kebijakan dan program sudah diterima," jelas SBY.

Dalam safari bertajuk SBY Tour De Java ini, pria asal Pacitan tersebut juga mengajak pimpinan PD. Seperti Sekjen PD Hinca Panjaitan, Ketua DPP Didik Mukrianto, Waketum PD Syarief Hasan, dan Ketua Fraksi PD DPR Edhie Baskoro (Ibas).

Tour ini diharapkan SBY juga dapat membuat PD mengetahui apa saja yang dibutuhkan rakyat. Dengan begitu, partai belambang Mercy tersebut dapat memberi solusi jika masih ada permasalahan-permasalahan di lapangan.

"Kader PD akan memberi kesempatan untuk menyapa, mendengarkan aspirasi mereka. Kami akan berdialog dengan santai, terbuka dan jujur dengan saudara-saudara kami. Apa yang dirasakan sudah baik, apa yang oleh mereka dirasa tepat, dari yang dilaksanakan pemerintah kita," ucap SBY.

"Kalau ada yang dirasa kurang pas, tidak diterima, masih jadi masalah, menyusahkan, itu juga yang akan Demokrat sampaikan ke negara dan pemerintah karena itu adalah amanat kongres PD di Surabaya tahun lalu," imbuhnya.

Amanat Kongres PD yang dimaksud adalah jika keputusan atau kebijakan pemerintah benar dan sesuai aspirasi rakyat, PD disebut SBY akan mendukung penuh. Namun jika ternyata sebaliknya, PD akan menyampaikan kritik agar dapat diperbaiki pemerintah. 

"Kami non blok, kami memerankan peran seperti ini. Dengan posisi ini lebih leluasa. Semua terang. Ini politik yang kami anut dan jalankan. Saya tidak ingin ada rekayasa apapun. Biar apa adanya. Itu penting. Sebagaimana dulu saya mendengar apa adanya," tutur SBY.

"Ada yang menghujat saya, mengkritik saya. Tapi dengan begitu kami bisa menyelesaikan selama 10 tahun. Demikian juga sebaliknya kalau ada yang mendukung kami dengar. Ini sebagai bentuk kecintaan dan tanggung jawab kami kepada bangsa," tambah SBY.

SBY pun memastikan bahwa tak ada niat apapun darinya, dan juga PD, dari safari selama 13 hari ke depan ini. Dalam SBY Tour De Java, pimpinan PD juga akan bertemu dengan kader di daerah dengan tagline meet kader.

sby dan ani


"Tadi pagi sudah ada suara-suara kenapa SBY itu jalan-jalan ke pulau Jawa. Ini terang, silakan kalau mau ada yang mengikuti. Saya mengerti negeri ini bisa menjadi the land of free. Kami ingin mendengar aspirasi rakyat karena kami peduli, dengan aspirasi itu Insya Allah kami dapat berperan lebih baik lagi," terang SBY.

Di Cikarang siang ini, SBY dan DPP PD juga bertemu dengan kader dari DPD, DPC, dan DPW di wilayah Bekasi dan Jawa Barat. Pasalnya Kabupaten Bekasi di tahun 2017 akan melangsungkan Pilbup.

"Tujuan kita meet the people itu penting dan juga dalam rangka PD mendengarkan aspirasi kader di daerah," tutup SBY. (ear/erd)


Source: Detik
------- IKLAN ANDA DISINI ---------

Related Posts

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments