Hindari Penggunaan Antibiotik Saat Flu

Penggunakan antibiotik untuk mengobati flu telah ditegaskan oleh para ahli dan dokter kesehatan publik di Inggris. Dinas Kesehatan Masyarakat Inggris dan Royal College of General Practitioners mengatakan gejala ini sering disebabkan oleh virus dan penggunaan antibiotik dapat menyebabkan resistensi.

Dinas Kesehatan Masyarakat Inggris mengatakan sebuah penelitian menunjukkan 40 persen orang berpikir antibiotik akan membantu luka lendir berwarna kehijauan, sementara bila lendir berwarna bening, obat ini tidak banyak membantu. Padahal, warna hijau pada dahak dan ingus adalah hasil dari protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi itu.


Memakai antibiotik dapat mempengaruhi triliunan bakteri yang secara alami hidup di dalam tubuh manusia dan dapat menyebabkan resistensi. ‘’Terlalu sering menggunakan antibiotik merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius,’’ jelas Dr Maureen Baker, ketua Royal College of General Practitioners.



Sebagian besar infeksi yang menghasilkan banyak dahak dan ingus adalah penyakit karena virus dan akan membaik dengan sendirinya. Meskipun, sebelum itu akan membuat penderita merasa cukup buruk selama beberapa minggu.


Infeksi beradaptasi dengan antibiotik yang digunakan untuk membunuh mereka dan akhirnya dapat membuat pengobatan tidak efektif. Karena itu penting untuk menggunakan antibiotik dengan tepat.

Iklan Anda Have you ever dreamed to live in Vanuatu? Well, your dreams may come true! Visit the site https://vrp-mena.com/lang/index.php to learn how it is possible. Musical Source provides the most up-to-date information on synthesizers for sale at Amazon in the UK. For more details visit this site: https://www.musicalsource.co.uk/synthesizers.php

Artikel Menarik Lainnya :

Loading...

Disqus Comments
© 2017 lintas berita - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger