Berhati - hatilah Dalam Berkomentar Di Sosial Media


Pengguna media sosial diharapkan harus berhati - hati dalam memberikan tanggapan, berkomentar, ataupun memberikan kritikan, saat ini Polri telah mengeluarkan Surat Edaran Kapolri terkait ujaran kebencian disebut justru membuat masyarakat jadi khawatir dalam mengkritik atau menyampaikan pendapat. SE Kapolri tersebut adalah untuk mengajak masyarakat menyampaikan pendapat dengan santun.

Seperti yang disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan "Siapa bilang (masyarakat jadi khawatir), justru saya balik bertanya apakah berekspresi dan menyampaikan pendapat itu harus dengan kata-kata kotor? Harusnya kan tidak, pakai kata-kata yang baik,".

Pada saat ini, di dunia maya banyak terdapat meme-meme yang berisi bermacam kalimat. Lalu, apakah pembuat meme itu juga bisa terkena aturan yang tertera di Surat Edaran Kapolri?

"Meme itu tergantung apakah akan menyulut kebencian atau ada merasa direndahkan martabatnya apakah itu terkait ras, suku, disabilitas, gender dan lainnnya," paparnya
Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan
"Tergantung orang itu mau mengadukan atau tidak, itu kan delik aduan. Tapi kalau provokasi bisa timbulkan kebencian, tanpa aduan bisa kita kenakan," imbuhnya.

Banyak penebar kebencian melalui berbagai media, termasuk media sosial, bisa diancam pidana jika tidak mengindahkan teguran dari kepolisian. Surat edaran itu sudah dikirim ke Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) seluruh Indonesia.

Dalam surat edaran tersebut, disebutkan bahwa persoalan ujaran kebencian semakin mendapatkan perhatian masyarakat baik nasional atau internasional seiring meningkatnya kepedulian terhadap perlindungan hak asasi manusia (HAM).

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments