Masyarakat Perlu Awasi Peredaran Buku Nikah Palsu

JAKARTA -- Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini meminta agar pembuat buku nikah palsu yang diberikan kepada warga Desa Panguragan, Cirebon diproses secara hukum.

"Orang-orang yang berniat baik ingin membangun keluarga dengan baik harus dilindungi haknya. Termasuk mendapatkan buku nikah yang asli dari pemerintah," kata Siti, Senin, (13/4).

Institusi sosial yang paling kecil dimulai dari  akad nikah itu sendiri. Supaya hak suami, istri dan anak-anak terlindungi maka surat nikah yang diberikan harus asli dan resmi.

Pasangan-pasangan ini sudah menikah sesuai syariah Islam sehingga pernikahannya tetap sah.
 Masyarakat Perlu Awasi Peredaran Buku Nikah Palsu

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments