Pasang Iklan Anda Disini

Capres Termuda berumur 12 tahun

Korous Mozouni, anak yang berasal dari negara Iran ini sempat menjadi bahan pembicaraan di beberapa media dan di Iran sendiri pada tahun 2009 lalu. Di usianya yang ke 12 ia mendaftarkan diri untuk menjadi Presiden di Iran bersama 100 pendaftar lainnya.

Usianya yang masih begitu muda (12 tahun) dan pemikirannya yang hebat serentak membuat media dan orang-orang tertarik. Kenapa tidak, ia mengatakan bahwa "Ibu-ibu, anak-anak, dan para remaja akan memberikan suaranya untuk saya," (Dikutip dari Press TV). Ia optimis bahwa kaum ibu akan mendukung langkahnya.

Selain itu, program-program yang ditawarkan oleh Korous Mozouni terbilang unik. Di antaranya, bila ia terpilih menjadi presiden ia berjanji akan menaikan gaji kaum lelaki sehingga kaum ibu tidak perlu susah payah bekerja. Sementara dalam kebijakan Luar Negerinya, Korous menyatakan akan bernegosiasi dengan Presiden Amrika Serikat Barack Obama untuk membeli kepulauan Hawaii. Nantinya, pulau itu akan ia gunakan untuk tempat penampuangan penduduk Israel yang ada di Palestina (memindahkan orang Israel yang ada di Palestina).

"Dengan demikian, bangsa Palestina dapat hidup damai di tanah mereka," ujarnya. Mozouni sempat ditanya oleh wartawan apakah ia mengetahui tentang "yellow cake" ? (zat yang digunakan untuk bahan bakar nuklir). Ia menjawab dengan diplomatis, "Seorang presiden tidak harus tahu semuanya," ujarnya dengan percaya diri. (Info: Scotsman)

Jabatan Presiden Iran memang berkaitan erat dengan kontroversi internasional tentang program nuklir Iran. Namun, Mozouni terus membela diri. "Anda semua memiliki kulkas di rumah, tetapi apakah Anda mengetahui bagian-bagian kulkas tersebut? Semua orang Iran percaya bahwa energi nuklir adalah hak sah mereka, tetapi hal ini tidak berarti bahwa mereka harus tahu semua tentang itu," ungkapnya.

Program perlindungan terhadap anak-anak tertindas seperti di Gaza juga menjadi prioritas utama bagi Mozouni, ia berjanji akan menghentikan pembunuhan pada anak-anak seperti ayng terjadi di Gaza. Namun sayang ia kalah bersaing dalam pemilihan presiden ini.

Lantas apakah Mozouni kecewa? Tidak! sejak awal ia sudah mengetahui kalau ia akan kalah. Namun ia ingin menunjukan kepada warga Iran bahwa politik itu adalah milik semua warga negara. "Saya sudah berencana untuk maju dalam pemilihan presiden berikutnya," tegasnya, kemudian ia juga menyatakan bahwa ia sangat menghormati kandidat lainnya. Seperti Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang didukung kubu konservatif; mantan Perdana Menteri Mirhossein Mousavi, seorang moderat; mantan ketua parlemen Mehdi Karoubi, ulama reformis; dan Mohsen Rezaie,
komandan Pasukan Garda Revolusi Iran.

Iklan Anda Have you ever dreamed to live in Vanuatu? Well, your dreams may come true! Visit the site https://vrp-mena.com/lang/index.php to learn how it is possible. Musical Source provides the most up-to-date information on synthesizers for sale at Amazon in the UK. For more details visit this site: https://www.musicalsource.co.uk/synthesizers.php

Artikel Menarik Lainnya :

Loading...

Disqus Comments
© 2017 lintas berita - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger