Jokowi lebih pilih menaikkan harga BBM ketimbang pembatasan

Pemerintah pusat telah membatasi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk beberapa wilayah di Indonesia pertanggal 1 Agustus 2014. Untuk DKI Jakarta, pembatasan BBM bersubsidi dilakukan di Jakarta Pusat.

Gubernur DKI Jakarta sekaligus Presiden terpilih 20014-2019, Joko Widodo (Jokowi) menilai, langkah pembatasan tersebut masih belum tegas. Sehingga hasilnya tidak akan maksimal karena hanya diberlakukan di beberapa kawasan saja.

"Kalau mau dinaikkan, kalau saya ya tegas. Naik ya naik. Kalau ini kan pada lokasi tertentu-tertentu saja. Akhirnya nanti minggir ke SPBU lain. SPBU di kota akan teriak karena sepi," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/8).

Dia mengungkapkan, menaikan harga BBM memang bukan cara lebih baik dibandingkan pembatasan. Namun Jokowi mendukung kenaikan harga BBM ketimbang pembatasan BBM bersubsidi.

Sebab, pembatasan di wilayah tertentu hanya akan mengalihkan masyarakat ke wilayah lain untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Namun demikian, menurutnya kenaikan harga BBM perlu dilakukan dengan perhitungan yang matang. Baca Selengkapnya.... : http://www.merdeka.com/peristiwa/jokowi-lebih-pilih-menaikkan-harga-bbm-ketimbang-pembatasan.html
Iklan Anda Have you ever dreamed to live in Vanuatu? Well, your dreams may come true! Visit the site https://vrp-mena.com/lang/index.php to learn how it is possible. Musical Source provides the most up-to-date information on synthesizers for sale at Amazon in the UK. For more details visit this site: https://www.musicalsource.co.uk/synthesizers.php

Artikel Menarik Lainnya :

Loading...

Disqus Comments
© 2017 lintas berita - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger