Pasang Iklan Anda Disini

Relawan Jokowi di Papua Akui Sandera Politikus PAN dan Staf KPU

Loading...
Koordinator Relawan Indonesia for Jokowi-JK di Papua, Moses M, mengakui relawan di Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua, menyandera staf Komisi Pemilihan Umum setempat dan seorang politikus Partai Amanat Nasional PAN). Tindakan tersebut dilakukan karena keduanya hendak membawa kotak suara ke Wamena untuk dimanipulasi. "Kami minta tukar sandera dengan kotak suara," katanya saat dihubungi Tempo, Kamis (17/7/2014).

Penyanderaan dilakukan saat pencoblosan. Pihaknya melakukan penyanderaan setelah menerima informasi dan menangkap basah pelaku. Walaupun melakukan penyanderaan, relawan menyelesaikan masalah tersebut secara damai. "Biar kita sandera, kita ajak bicara baik-baik," ujarnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, oknum tersebut mencuri kotak suara karena mengetahui seluruh warga di sana memilih pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Rencananya, seluruh surat suara akan dicoblos ulang untuk pasangan Prabowo-Hatta setibanya di Wamena.

Moses menuturkan tak ada satu pun warga di pegunungan Papua dan Papua Barat yang memilih Prabowo dengan alasan Prabowo memiliki kejahatan pada masa lalu. Dengan alasan itu, ia menganggap wajar jika perolehan suara Jokowi-JK di Papua unggul jauh dari Prabowo-Hatta.

Hal ini, kata Moses, sudah dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum. Pihaknya menunggu ketegasaan sikap dari badan tesebut selama 3x24 jam. Jika tidak ada langkah yang dilakukan oleh Bawaslu, mereka akan melapor ke kepolisian. "Ini merupakan tindak pidana murni," ujarnya.
Iklan Anda

Artikel Menarik Lainnya :

Loading...

Disqus Comments
© 2017 lintas berita - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger